Indonesia Raih Peringkat Teratas Wisata Halal Dunia


Jakarta – Pariwisata halal Indonesia berhasil menorehkan prestasi dikancah Internasional. Indonesia turut berbangga setelah lima tahun sejak pertama kalinya bergabung di Global Muslim Travel Index (GMTI), berhasil meraih peringkat teratas versi Mastercard-Crescent Rating Global Muslim Travel Index 2019 yang  dipublikasikan pada selasa, (9/4) di Hotel Pullman Thamrin, Jakarta. Indonesia berhasil mengalahkan negara-negara lain seperti Malaysia, Turki, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Perkembangan pariwisata halal dunia memiliki potensi yang pesat, seperti yang dilansir dalam laman website religionfact.com tahun 2018 jumlah penduduk beragama Islam menempati urutan kedua terbesar di dunia yaitu 1,5 miliar orang. Sementara itu Indonesia sendiri merupakan negara yang memiliki populasi penduduk muslim terbesar di dunia. Jika dikelola dengan baik, Indonesia berpeluang besar menjadi pemain utama di sector industry pariwisata halal global.

Seperti dilansir dalam laman website cnnindonesia.com, Menteri Pariwisata RI Arief Yahya, dalam sambutannya menyatakan, menempati posisi pertama GMTI memang sudah ditargetkan Indonesia melalui berbagai cara yang diupayakan. Lebih lanjut, Arief Yahya juga menyampaikan apresiasinya kepada Riyanto Sofyan yang cukup berperan sebagai Advisor Tim Percepatan dan Pengembangan Pariwisata Kementerian Pariwisata RI.

Terdapat empat kriteria GMTI dalam menganalisa kesehatan dan pertumbuhan berbagai destinasi wisata ramah muslim diantaranya: askses komunikasi, lingkungan dan layanan. “Akses Indonesia tumbuh besar, dari segi komunikasi. Lalu Indonesia juga memiliki berbagai atraksi,” Pungkas Arief Yahya,  dikutip dari Cnn Indonesia Selasa (9/4). 

Indonesia sendiri memiliki 1.260 atraksi dari berbagai budaya serta ratusan wisata alam yang ramah terhadap muslim dan ribuan situs warisan. Melalui Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) sebuah program yang dibuat pemerintah untuk memperlihatkan peringkat destinasi di Indonesia, merupakan salah satu langkah Kementerian Pariwisata dalam menyeleksi 10 destinasi wisata halal Indonesia menggunakan standar global kriteria GMTI, sehingga destinasi wisata Indonesia bisa menjadi yang terbaik. (DQB)

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar